PERUBAHAN
SOSIAL
STUDI KASUS
“ANAS URBANINGRUM”
Robert Morrison MacIver mengemukan perubahan sosial adalah
perubahan dalam bidang hubungan sosial atau perubahan terhadap keseimbangan
dalam hubungan sosial tersebut. Menurut Selo Soemardjan
perubahan sosial adalah semua perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga
kemasyarakatan dalam suatu masyarakat,di mana perubahan tersebut memengaruhi
sistem sosialnya. Perubahan sosial yang dimaksud mencakup nilai-nilai dan
pola-pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
Perubahan
sosial merupakan kejadian atau situasi yang berbeda dari keadaan biasanya.
Dalam perubahan sosial ada istilah Interaksi Simbolik, perubahan menurut interaksi simbolik
tidak disebabkan oleh kondisi eksternal, tetapi ketika orang mendefinisi ulang
situasi terkait dengan kondisi-kondisi itu dan menyesesuaikan perilaku
sosialnya. Ciri
khas dari teori interaksi simbolik terletak pada penekanan manusia dalam proses
saling menterjemahkan, dan saling mendefinisikan tindakannya, tidak dibuat
secara langsung antara stimulus-response, tetapi didasari pada pemahaman makna
yang diberikan terhadap tindakan orang lain melalui penggunaan simbol-simbol,
interpretasi, dan pada akhirnya tiap individu tersebut akan berusaha saling
memahami maksud dan tindakan masing-masing, untuk mencapai kesepakatan bersama.